



Posted by
renceman
at
8:56 AM
0
comments
Labels: programs



Posted by
renceman
at
8:42 AM
0
comments
Labels: programs
Berikut beberapa contoh program vb6. Silahkan download satu per satu
- ADOCode.zip
- 3DText.zip
- AboutDialog.zip
- A417Source.zip
- ADOCode2.zip
- ADODC.zip
- AngkaTerbilang.zip
- ADOCodeProjectBuilder1
- ADOKontrol.zip
- AlwaysOnTop
- /APIMsgBox.zip
- API-A-M.zip
- AnotherSysTray
- AppendQuery.zip
- API-N-Z.zip
- BukuTamu.zip
- CariFile2.zip
- Association.zip
- BukuTamu2.zip
- BuatControlBaru.zip
-
-
Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang bersifat event driven dan menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program aplikasi berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman Common Object Model (COM). Visual Basic merupakan turunan bahasa BASIC dan menawarkan pengembangan aplikasi komputer berbasis grafik dengan cepat, akses ke basis data menggunakan Data Access Objects (DAO), Remote Data Objects (RDO), atau ActiveX Data Object (ADO), serta menawarkan pembuatan kontrol ActiveX dan objek ActiveX. Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.
Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi eksternal tambahan.
Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Dalam sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005, 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java.
Sejarah
Bill Gates, pendiri Microsoft, memulai bisnis softwarenya dengan mengembangkan interpreter bahasa Basic untuk Altair 8800, untuk kemudian ia ubah agar dapat berjalan di atas IBM PC dengan sistem operasi DOS. Perkembangan berikutnya ialah diluncurkannya BASICA (basic-advanced) untuk DOS. Setelah BASICA, Microsoft meluncurkan Microsoft QuickBasic dan Microsoft Basic (dikenal juga sebagai Basic Compiler).
Sejarah BASIC di tangan Microsoft sebagai bahasa yang diinterpretasi (BASICA) dan juga bahasa yang dikompilasi (BASCOM) membuat Visual Basic diimplementasikan sebagai gabungan keduanya.
Programmer yang menggunakan Visual Basic bisa memilih kode terkompilasi atau kode yang harus diinterpretasi sebagai hasil executable dari kode VB. Sayangnya, meskipun sudah terkompilasi jadi bahasa mesin, DLL bernama MSVBVMxx.DLL tetap dibutuhkan. Namun karakteristik bahasa terkompilasi tetap muncul (ia lebih cepat dari kalau kita pakai mode terinterpretasi).
[sunting]
Pemrograman Berorientasi Objek (OOP)
Visual Basic merupakan bahasa yang mendukung OOP, namun tidak sepenuhnya. Beberapa karakteristik obyek tidak dapat dilakukan pada Visual Basic, seperti Inheritance tidak dapat dilakukan pada class module. Polymorphism secara terbatas bisa dilakukan dengan mendeklarasikan class module yang memiliki Interface tertentu. Visual Basic (VB) tidak bersifat case sensitif.
Desain Visual dan Komponen
Visual Basic menjadi populer karena kemudahan desain form secara visual dan adanya kemampuan untuk menggunakan komponen-komponen ActiveX yang dibuat oleh pihak lain. Namun komponen ActiveX memiliki masalahnya tersendiri yang dikenal sebagai DLL hell. Pada Visual Basic .NET, Microsoft mencoba mengatasi masalah DLL hell dengan mengubah cara penggunaan komponen (menjadi independen terhadap registry).
Posted by
renceman
at
8:56 AM
0
comments
Labels: programs
Berikut saya sertakan beberapa contoh-contoh program beserta tutorial pembuatan programnya. Apabila anda ingin belajar bagaimana cara menggunakannya dan mengoperasikannya, anda tepat masuk di website ini. Level untuk website ini untuk beginner. Daripada anda membeli buku atau mengeluarkan uang untuk belajar. Tinggal download aja dibawah yang sudah saya sediakan. Ada beberapa formatnya yang memakai .pdf adapula yang penjelasannya di program. Tanpa basa basi lagi silahkan download beberapa file yang anda sukai di bawah ini :
- Cepat Mahir Visual Basic 6.0
Posted by
renceman
at
10:15 AM
0
comments
Labels: programs
Bahasa Basic pada dasarnya adalah bahasa yang mudah dimengerti sehingga pemrograman di dalam bahasa Basic dapat dengan mudah dilakukan meskipun oleh orang yang baru belajar membuat program. Hal ini lebih mudah lagi setelah hadirnya Microsoft Visual Basic, yang dibangun dari ide untuk membuat bahasa yang sederhana dan mudah dalam pembuatan scriptnya (simple scripting language) untuk graphic user interface yang dikembangkan dalam sistem operasi Microsoft Windows.
Visual Basic merupakan bahasa pemrograman yang sangat mudah dipelajari, dengan teknik pemrograman visual yang memungkinkan penggunanya untuk berkreasi lebih baik dalam menghasilkan suatu program aplikasi. Ini terlihat dari dasar pembuatan dalam visual basic adalah FORM, dimana pengguna dapat mengatur tampilan form kemudian dijalankan dalam script yang sangat mudah.
Ledakan pemakaian Visual Basic ditandai dengan kemampuan Visual Basic untuk dapat berinteraksi dengan aplikasi lain di dalam sistem operasi Windows dengan komponen ActiveX Control. Dengan komponen ini memungkinkan penguna untuk memanggil dan menggunakan semua model data yang ada di dalam system operasi windows. Hal ini juga ditunjang dengan teknik pemrograman di dalam Visual Basic yang mengadopsi dua macam jenis pemrograman yaitu Pemrograman Visual dan Object Oriented Programming (OOP).
Visual Basic 6.0 sebetulnya perkembangan dari versi sebelumnya dengan beberapa penambahan komponen yang sedang tren saat ini, seperti kemampuan pemrograman internet dengan DHTML (Dynamic HyperText Mark Language), dan beberapa penambahan fitur database dan multimedia yang semakin baik. Sampai saat buku ini ditulis bisa dikatakan bahwa Visual Basic 6.0 masih merupakan pilih pertama di dalam membuat program aplikasi yang ada di pasar perangkat lunak nasional. Hal ini disebabkan oleh kemudahan dalam melakukan proses development dari aplikasi yang dibuat.
Pembuatan program aplikasi menggunakan Visual Basic dilakukan dengan membuat tampilan aplikasi pada form, kemudian diberi script program di dalam komponen-komponen yang diperlukan. Form disusun oleh komponen-komponen yang berada di [Toolbox], dan setiap komponen yang dipakai harus diatur propertinya lewat jendela [Property]. Menu pada dasarnya adalah operasional standar di dalam sistem operasi windows, seperti membuat form baru, membuat project baru, membuka project dan menyimpan project. Di samping itu terdapat fasilitas-fasilitas pemakaian visual basic pada menu. Untuk lebih jelasnya Visual Basic menyediakan bantuan yang sangat lengkap dan detail dalam MSDN. Toolbox berisi komponen-komponen yang bisa digunakan oleh suatu project aktif, artinya isi komponen dalam toolbox sangat tergantung pada jenis project yang dibangun.
Klik disini untuk melihat sumber artikel.
Posted by
renceman
at
11:27 AM
0
comments
Labels: programs
Bagi beberapa penguna bahasa Visual Basic ( selanjutnya kita sebut VB ) akan terdengar canggung dengan judul di atas. Terminologi di atas merupakan “Panggilan” saja, tapi tekniknya mungkin sudah sering dipakai dalam pekerjaan sehari-hari.
Sebelum ke sana mari kita lihat dasarnya dahulu dan term yang di pakai pada artikel ini adalah term VB developer.
- ActiceX Component
- Com and ActiveX
- Component Binding
- Late Binding
- Early Binding
- Tips
- Kesimpulan
ActiveX Component
ActiveX Component sebuah standar Container Class yang dapat di gunakan oleh satu atau lebih aplikasi.
Agak membingungkan bukan, untuk lebih mudahnya seperti ini:
Anda memiliki sebuah Public Metode di dalam Class anda dan Class anda ini ada didalam sebuah Component yang memiliki standar untuk dapat berbicara secara binary dengan binary lainnya sesuai standar yang ada.
ActiveX Component biasa di sebut Server Aplikasi, karena ia meng-service aplikasi yang menggunakannya.
Sedang yang memanggil-nya di sebut Client Aplikasi. Tentu karena ia meng-consume ActiveX server tersebut.
Contohnya:
Microsoft Excel, ia merupakan software yang di buat dengan Visual C++. Dan ia membuat ActiveX atau OLE object-nya agar pengguna VB dapat meng-akses atau membuat sebuah Worksheet Excel di dalam VB aplikasi.
ActiveX Excel bisa di sebut sebagai Server aplikasi dan VB tentu Client Aplikasinya.
COM and ActiveX
Component Object Model ( selanjutnya kita sebut COM ) merupakan teknologi di belakang ActiveX ini. COM ini yang membantu kita meng-expose method dan property kita kepada object lain serta membuat kedua object itu saling ber-’bicara’.
Implement dari Interface ( baca Antar Muka ) IUnKnown yang membuat COM kita melakukan keajaibannya.
( sebetulnya ada satu lagi, mungkin di topik yang lain )
Setiap ActiveX yang kita buat, harus meng-implement IUnknown ini. Sebagai VB developer, ini sudah dilakukan secara automatis oleh IDE VB.
Sekarang kita akan melihat secara detail bagaimana ia bekerja.
1. Ketika VB aplikasi kita bekerja, maka ia akan mencari di Window Registry untuk melihat apakah ada Excel Server-nya,
2. Setelah itu Excel Server itu di invoke/bangkitkan dan load as server ( terjadi di memory ),
3. Client aplikasi ( VB kita ) akan me-request ke pada Excel server lewat interface IUnKnown,
4. Dan Excel server itu juga menjadi client dari VB aplikasi lewat interface IUnKnown.
Walau terdengar sedikit rumit, tapi itu menunjukan mereka menjadi client server bagi aplikasi. VB merupakan client bagi Excel server tapi sekaligus menjadi Server bagi client Excel aplikasi,
5. Pada saat Client VB meng-request kepada IUnKnown, ia menggunakan QueryInterface untuk meminta kepada Excel Server interface yang ia miliki ( dalam hal ini Whorksheet ),
6. Bila Excel Server response-nya maka hasil dari IUnknown yang di kirim oleh client Excel kepada VB Server akan di pergunakan oleh VB sebagai bagian dari aplikasi-nya.
Jadi setiap metode dan property yang di declare class akan memiliki interface IUnKnown, agar dapat di akses oleh penggunan interface IUnKnown lainnya.
Analoginya seperti kita meng-contact seseorang lewat telepon. kita men-dial nomor, mendapatkan respon dan merespon dengan pembicaraan. Kita menjadi Client bagi yang kita telepon dan kita menjadi Server bagi yang kita telepon.
Component Binding
Saat process kita me-request dan meng-load ActiveX Server di sebut Component Binding ( baca: Mengikat Component )
Ada 3 macam tipe binding-nya:
1. Early Binding
2. Late Binding
3. Very Early Binding ( tidak ada dalam VB )
Late Binding
Dalam VB kita tanpa perlu me-reference ke binary tertentu. Jadi VB IDE tidak menyimpan GUID dari ActiveX server.
code:
Dim oXL as Object
Set oXL = CreateObject("Excel.Application")
Karena ia tidak di reference maka ia tidak memiliki list dari interface ‘Excel.Application’.
Early Binding
Teknik binding ini yang sering kita pakai dalam VB.
Cara kerjanya agak sedikit berbeda. Early Binding mengharuskan kita menyimpan GUID dari ActiveX server itu.
Biasanya dilakukan di References Dialog pada VB IDE, dan tercatat di Project file.Jadi ketika aplikasi kita meload ActiveX server itu, kita mencari parameter di window registry sesuai dengan GUID yang ada dan mencari file Type LiBrary ( selanjutnya di sebut TLB ).
Dalam TLB ini terdapat list dari Interface yang di miliki oleh ActiveX server itu.
Maka ketika di design time IDE, kita dapat melihat Method dan Property dari ActiveX server-nya. ( maksudnya: namaobject kemudian di titik muncul dropdown dari metode dan property -nya ).
code:
Dim oXL as Excel.Application
Set oXL = new Excel.Apllication
Tips
Secara performa, Early Binding jauh lebih baik dari Late Binding. Jadi untuk VB aplikasi lebih di sarankan menggunakan Early Binding, mengingat overhead yang terjadi ketikan melakukan Late Binding.Lalu kapan kita menggunakan Late Binding? Pada saat kita akan menggunakan remote object maka kita menggunakan Late Binding, seperti pada DCOM ( Distribute Component Object Model ) yang gunakan secara standalone ataupun sebagai transport buat MTS atau COM+.
contoh:
Dim oXL as Object
Set oXL = CreateObject("Excel.Application", "NameServer")
Satu lagi ialah ketika kita menghendaki aplikasi kita me-reference ActiveX karena masalah versioning, karena setiap kita merubah interface maka siganture dari TLB akan berubah.
Untuk Active Server Pages, memang untuk menggunakan COM kita menggunakan Late Binding. Tapi tidak di anjurkan menggunakan hanya CreateObject.
contoh:
Dim oXL
Set oXL = Server.CreateObject("Excel.Application")
Secara Explicit, meng-create object di memory server.
Kesimpulan
Kita tidak membahas COM secara mendalam, topik ini hanya memperkenalkan konsep dari Component Binding dari COM teknologi.
Dari pemaparan di atas kita bisa membedakan Early dan Late Binding dalam penggunaannya di VB.
Klik disini untuk melihat sumber artikel
Pada Visual Basic yang Anda gunakan, mungkin Anda akan menggunakan suatu control yang terdiri dari sebuah control label dan control shape, dan digunakan secara berulang-ulang di atas form Anda. Jika Anda mengalami hal seperti ini, maka suatu ide yang sangat bagus untuk menghemat sebagian besar waktu Anda (dan tentu memiliki banyak waktu yang menyenangkan dengan hasil yang memuaskan) untuk membuat sebuah control ActiveX yang dapat digunakan di project Anda setiap saat.
Posted by
renceman
at
3:03 PM
0
comments
Berikut adalah contoh program visual basic 6 menggunakan database Access.
- Aplikasi Pengelolaan Hotel
- Aplikasi Angsuran_Barang
- Aplikasi Penjualan
- Aplikasi Pergudangan
- Aplikasi Service Kendaraan
Posted by
renceman
at
4:51 PM
0
comments
Berikut kumpulan OCX visual basic 6 yang sering digunakan oleh para programmer vb6.
- true dbgrid 7.0
- apex true dbgrid pro 6.0e + crack.zip
- xp controls
- xp styles
- xp button
- Vs Flex7
- xFrame
- LV Button
- Impulse Button
- cool message box
- Encrypter
- cool vb button
- button
- Color Syntax
- Button Vista
- button v2
- ButtonShaper
Posted by
renceman
at
4:35 PM
0
comments
Bahasa pemrograman apa saja yang sudah pernah anda gunakan? C, C++, PHP, Perl, Java, VB, atau yang lain? Apa kesamaan bahasa-bahasa pemrograman tersebut? Tentu kesemua bahasa pemrogrman tersebut menggunakan syntax dalam bahasa Inggris. Pada artikel ini saya akan coba menunjukkan kepada anda bagaimana membuat bahasa pemrograman yang menggunakan syntax bahasa Indonesia, meski sebenarnya ini hanyalah teknik “goblok-goblokan” saja .
Jadi nantinya kita dapat menuliskan 'jika [ kondisi true ] maka blablabla...' daripada 'if [ kondisi true ] then blablabla...'. Tertarik?
Bahasa pemrograman yang akan kita buat sebenarnya merupakan sebuah shell script. Pada shell script terdapat sebuah tool yang sangat berguna yaitu alias. Dengan program alias kita dapat memberikan nama lain untuk sebuah perintah. Dan tahukah anda bahwa perintah ls juga sebenarnya adalah alias dari perintah ls --color=auto.
Nah, karena shell script juga memiliki struktur percabangan dan perulangan maka kita dapat membuat sebuah program menggunakan shell script. Perintah alias kita gunakan untuk memberi nama lain pada syntax shell script yang berhubungan dengan pembuatan program seperti echo, if, then, dan lain-lain. Berikut ini adalah alias yang saya gunakan untuk meng-Indonesiakan shell.
#!/bin/bash
#
# file alias untuk meng-\"indonesia\"-kan shell script
#
alias jika='if'
alias maka='then'
alias seltu-jika='elif'
alias selain-itu-jika='elif'
alias selain-itu='else'
alias seltu='else'
alias kaji='fi'
alias akhir-jika='fi'
alias kasus='case'
alias dalam='in' # in tidak dapat diganti 
alias suska='esac'
alias akhir-kasus='esac'
alias lakukan='do'
alias selesai='done'
alias selama='while'
alias untuk='for'
alias fungsi='function'
alias cetak='echo'
alias baca='read'
alias kembalikan='return'
alias hentikan='break'
alias keluar='exit'
Dalam komputer saya file ini saya letakkan pada direktori $HOME/shellscript/indoalias.sh. Jadi setiap script yang ingin menggunakan bahasa Indonesia harus meng-include file tersebut. Berikut ini adalah sebuah shell script sederhana untuk mengetes bahasa pemrograman baru kita
# include alias
. $HOME/shellscript/indoalias.sh
# contoh percabangan sederhana
cetak \"---- CONTOH PERCABANGAN -----\"
username=\"\"
password=\"\"
cetak -n \"Masukkan username: \"
baca username
cetak -n \"Masukkan password: \"
baca -ers password
cetak \"\"
jika [ \"$username\" == \"rio\" -a \"$password\" == \"astamal\" ] ; maka
cetak \"LOGIN BERHASIL\"
selain-itu
cetak \"LOGIN GAGAL\"
kaji
# contoh looping sederhana
cetak -e \"\n-------- CONTOH PERULANGAN ---------\"
untuk (( i=1; i< =5; i++ )) lakukan cetak -n \"$i \" selesai cetak \"\" jawaban=0 jawaban_user=-1 selama [ $jawaban -ne $jawaban_user ]; lakukan angka1=$[ $RANDOM % 200 ] angka2=$[ $RANDOM % 500 ] jawaban=`expr $angka1 + $angka2` cetak -n \"Hasil dari $angka1 + $angka2 adalah: \" baca jawaban_user cetak \"\" jika [ $jawaban -ne $jawaban_user ]; maka cetak \"Jawaban SALAH, yang benar adalah $jawaban\" akhir-jika selesai cetak \"Jawaban Benar...\" Dan berikut ini adalah outputnya:
astadev@astadev-laptop:/tmp$ sh tes.sh
---- CONTOH PERCABANGAN -----
Masukkan username: rio
Masukkan password:
LOGIN BERHASIL
-------- CONTOH PERULANGAN ---------
1 2 3 4 5
Hasil dari 158 + 408 adalah: 444
Jawaban SALAH, yang benar adalah 566
Hasil dari 71 + 151 adalah: 121
Jawaban SALAH, yang benar adalah 222
Hasil dari 72 + 415 adalah: 45
Jawaban SALAH, yang benar adalah 487
Hasil dari 151 + 187 adalah: 338
Jawaban Benar...
astadev@astadev-laptop:/tmp$
Bagaimana lumayan keren kan?? saya gunakan ini untuk mengajari keponakan saya yang masih duduk di kelas 5 SD dia jadi suka sama komputer . Selamat mencoba…
Posted by
renceman
at
11:10 AM
0
comments
Belakangan ini sudah banyak sekolah-sekolah di Indonesia yang diajarkan mengenai dasar-dasar komputer beserta tugas-tugas yang memusingkan khususnya di bidang komputer aplikasi database. Dibawah ini akan kami berikan tutorial untuk membuat program kecamatan dari kabupaten dan provinsi. Untuk sementara kami berikan yang lingkup Pulau Jawa. Mudah-mudahan tutorial ini dapat membantu adik-adik yang masih sekolah untuk dapat melengkapi tugas-tugas aplikasi databasenya, atau mungkin juga program ini dapat digunakan untuk yang sudah bekerja atau wiraswasta, karena saya buat semudah mungkin.
Alat-alat yang harus diperlukan :
1 paket komputer yang bisa menyala dan berfungsi (monitor, cpu, keyboard, mouse)
OS yang digunakan :
Windows XP (diharapkan) (bisa di unduh pake torrent di windows xp sp3
windows yang lain juga gak papa asal dapat diinstall VB and SQL
Software yang digunakan :
aplikasi SQL Server 2000
aplikasi Visual Basic 6.0 (bisa di unduh pake torrent di vb6 enterprise edition
componentone true dbgrid 7.0 (bisa di unduh di true dbgrid 7.0
Bila semua peralatan telah disiapkan silahkan membaca petunjuk berikutnya :
Langkah I :
- Aktifkan database yang dituju di SQL server 2000 (bila masih belum mempunyai database lakukan create database dengan cara klik kanan "Databases" di bawah nama komputer yang ada di SQL Server 2000 lalu klik New Database (dalam contoh berikut menggunakan dbGeneral)). Lihat gambar berikut :
- Setelah dilakukan pemilihan data (select database) atau pembuatan data create database). Pilihlah "SQL Query Analyzer" di menu Tools lalu tekan tombol 
- Copykan script dibawah ini menggunakan SQL Query Analyzer.
IF EXISTS (SELECT name FROM master.dbo.sysdatabases WHERE name = N'dbGeneral')
DROP DATABASE [dbGeneral]
GO
CREATE DATABASE [dbGeneral] ON (NAME = N'dbGeneral_Data', FILENAME = N'C:\Program Files\Microsoft SQL Server\MSSQL\Data\dbGeneral_Data.MDF' , SIZE = 1, FILEGROWTH = 10%) LOG ON (NAME = N'dbGeneral_Log', FILENAME = N'C:\Program Files\Microsoft SQL Server\MSSQL\Data\dbGeneral_Log.LDF' , SIZE = 1, FILEGROWTH = 10%)
COLLATE SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'autoclose', N'true'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'bulkcopy', N'false'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'trunc. log', N'true'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'torn page detection', N'true'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'read only', N'false'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'dbo use', N'false'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'single', N'false'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'autoshrink', N'true'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'ANSI null default', N'false'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'recursive triggers', N'false'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'ANSI nulls', N'false'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'concat null yields null', N'false'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'cursor close on commit', N'false'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'default to local cursor', N'false'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'quoted identifier', N'false'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'ANSI warnings', N'false'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'auto create statistics', N'true'
GO
exec sp_dboption N'dbGeneral', N'auto update statistics', N'true'
GO
use [dbGeneral]
GO
if exists (select * from dbo.sysobjects where id = object_id(N'[dbo].[FK_tblKecamatan_tblKabupaten]') and OBJECTPROPERTY(id, N'IsForeignKey') = 1)
ALTER TABLE [dbo].[tblKecamatan] DROP CONSTRAINT FK_tblKecamatan_tblKabupaten
GO
if exists (select * from dbo.sysobjects where id = object_id(N'[dbo].[FK_tblKabupaten_tblProvinsi]') and OBJECTPROPERTY(id, N'IsForeignKey') = 1)
ALTER TABLE [dbo].[tblKabupaten] DROP CONSTRAINT FK_tblKabupaten_tblProvinsi
GO
if exists (select * from dbo.sysobjects where id = object_id(N'[dbo].[tblKabupaten]') and OBJECTPROPERTY(id, N'IsUserTable') = 1)
drop table [dbo].[tblKabupaten]
GO
if exists (select * from dbo.sysobjects where id = object_id(N'[dbo].[tblKecamatan]') and OBJECTPROPERTY(id, N'IsUserTable') = 1)
drop table [dbo].[tblKecamatan]
GO
if exists (select * from dbo.sysobjects where id = object_id(N'[dbo].[tblProvinsi]') and OBJECTPROPERTY(id, N'IsUserTable') = 1)
drop table [dbo].[tblProvinsi]
GO
CREATE TABLE [dbo].[tblKabupaten] (
[Kode Provinsi] [varchar] (10) COLLATE SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS NOT NULL ,
[Kode Kabupaten] [varchar] (10) COLLATE SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS NOT NULL ,
[Nama Kabupaten] [varchar] (25) COLLATE SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS NULL ,
[Username] [varchar] (30) COLLATE SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS NULL ,
[Tanggal] [datetime] NULL
) ON [PRIMARY]
GO
CREATE TABLE [dbo].[tblKecamatan] (
[Kode Provinsi] [varchar] (10) COLLATE SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS NOT NULL ,
[Kode Kabupaten] [varchar] (10) COLLATE SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS NOT NULL ,
[Kode Kecamatan] [varchar] (10) COLLATE SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS NOT NULL ,
[Nama Kecamatan] [varchar] (25) COLLATE SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS NULL ,
[Username] [varchar] (30) COLLATE SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS NULL ,
[Tanggal] [datetime] NULL
) ON [PRIMARY]
GO
CREATE TABLE [dbo].[tblProvinsi] (
[Kode Provinsi] [varchar] (10) COLLATE SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS NOT NULL ,
[Nama Provinsi] [varchar] (25) COLLATE SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS NULL ,
[Username] [varchar] (30) COLLATE SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS NULL ,
[Tanggal] [datetime] NULL
) ON [PRIMARY]
GO
ALTER TABLE [dbo].[tblKabupaten] WITH NOCHECK ADD
CONSTRAINT [PK_tblKabupaten] PRIMARY KEY CLUSTERED
(
[Kode Provinsi],
[Kode Kabupaten]
) ON [PRIMARY]
GO
ALTER TABLE [dbo].[tblKecamatan] WITH NOCHECK ADD
CONSTRAINT [PK_tblKecamatan] PRIMARY KEY CLUSTERED
(
[Kode Provinsi],
[Kode Kabupaten],
[Kode Kecamatan]
) ON [PRIMARY]
GO
ALTER TABLE [dbo].[tblProvinsi] WITH NOCHECK ADD
CONSTRAINT [PK_tblProvinsi] PRIMARY KEY CLUSTERED
(
[Kode Provinsi]
) ON [PRIMARY]
GO
ALTER TABLE [dbo].[tblKabupaten] WITH NOCHECK ADD
CONSTRAINT [DF_tblKabupaten_Nama Kabupaten] DEFAULT (' ') FOR [Nama Kabupaten],
CONSTRAINT [DF_tblKabupaten_Username] DEFAULT ('RENCEMAN') FOR [Username],
CONSTRAINT [DF_tblKabupaten_Tanggal] DEFAULT (getdate()) FOR [Tanggal]
GO
ALTER TABLE [dbo].[tblKecamatan] WITH NOCHECK ADD
CONSTRAINT [DF_tblKecamatan_Nama Kecamatan] DEFAULT (' ') FOR [Nama Kecamatan],
CONSTRAINT [DF_tblKecamatan_Username] DEFAULT ('RENCEMAN') FOR [Username],
CONSTRAINT [DF_tblKecamatan_Tanggal] DEFAULT (getdate()) FOR [Tanggal]
GO
ALTER TABLE [dbo].[tblProvinsi] WITH NOCHECK ADD
CONSTRAINT [DF_tblProvinsi_Nama Provinsi] DEFAULT (' ') FOR [Nama Provinsi],
CONSTRAINT [DF_tblProvinsi_Username] DEFAULT ('RENCEMAN') FOR [Username],
CONSTRAINT [DF_tblProvinsi_Tanggal] DEFAULT (getdate()) FOR [Tanggal]
GO
ALTER TABLE [dbo].[tblKabupaten] ADD
CONSTRAINT [FK_tblKabupaten_tblProvinsi] FOREIGN KEY
(
[Kode Provinsi]
) REFERENCES [dbo].[tblProvinsi] (
[Kode Provinsi]
) ON UPDATE CASCADE
GO
ALTER TABLE [dbo].[tblKecamatan] ADD
CONSTRAINT [FK_tblKecamatan_tblKabupaten] FOREIGN KEY
(
[Kode Provinsi],
[Kode Kabupaten]
) REFERENCES [dbo].[tblKabupaten] (
[Kode Provinsi],
[Kode Kabupaten]
) ON UPDATE CASCADE
GO
Keterangan :
Untuk dbGeneral dapat di ganti dengan cara find replace sesuai dengan nama database yang akan di tuju, contohnya di situs ini menggunakan database dbGeneral. Lihat gambar di bawah :
Untuk pembuatan database telah selesai.
Langkah II :
- Pembuatan program klik pembuatan program menggunakan VB6
Posted by
renceman
at
11:30 AM
0
comments
Labels: programs
Banyak perusahaan yang menggunakan program Visual Basic 6.0 untuk menjalankan sistemnya secara elektronic. Program ini sangat sederhana dan mudah untuk di mengerti dan dipelajari.
Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang bersifat event driven dan menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program aplikasi berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman Common Object Model (COM).
Visual Basic merupakan turunan bahasa BASIC dan menawarkan pengembangan aplikasi komputer berbasis grafik dengan cepat, akses ke basis data menggunakan Data Access Objects (DAO), Remote Data Objects (RDO), atau ActiveX Data Object (ADO), serta menawarkan pembuatan kontrol ActiveX dan objek ActiveX. Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.
Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi eksternal tambahan.
Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Dalam sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005, 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java.
Kami lanjutkan untuk membuat program kecamatan berikut ini.
PEMBUATAN PROGRAM UNTUK PROVINSI
Langkah I :
- Buka program visual basic anda dengan cara klik "Start Menu" --> "All Programs" --> "Microsoft Visual Studio 6.0" --> "Microsoft Visual Basic 6.0".
- Kemudian pilih "VB Enterprise Edition Controls" lalu tekan tombol "Open".
- Kemudian nama projectnya "Project1" di rubah menjadi prjKecamatan. Dan "Form1" dirubah menjadi frmProvinsi.
- Kemudian pilih component menggunakan cara klik "Project" --> "Components". Lihat gambar dibawah
- Kemudian pilih "ComponentOne True DBGrid Pro 7.0 (OLEDB)". Lihat gambar dibawah.
- Kemudian buat 2 Label, 6 CommandButton, dan 1 TDBGrid. Lihat gambar berikut.
- Kemudian ubah propertiesnya dengan ketentuan :
* Form1
Name = frmProvinsi
Caption = PROVINSI
BorderStyle = 1 - Fixed Single
StartUpPosition = 2 - Center Screen
Height = 4590
Width = 4560
* Label1
Autosize = True
Caption = Kode Provinsi
Top = 180
Left = 383
* Label2
Autosize = True
Caption = Nama Provinsi
Top = 630
Left = 383
* Text1
Name = txtKodeProvinsi
Text tidak usah diisi
Height = 350
MaxLength =10
Width = 2505
Top = 90
Left = 1553
* Text2
Name = txtNamaProvinsi
Text tidak usah diisi
Height = 350
MaxLength = 25
Width = 2505
Top = 540
Left = 1553
* CommandButton1
Caption = &Baru
Name = cmdBaru
Top = 435
Height = 1020
Width = 945
Left = 780
* CommandButton2
Caption = &Koreksi
Name = cmdKoreksi
Top = 1470
Height = 435
Width = 945
Left = 780
* CommandButton3
Caption = &Simpan
Name = cmdSimpan
Top = 1020
Height = 435
Width = 945
Left = 1740
* CommandButton4
Caption = Bata&l
Name = cmdBatal
Top = 1470
Height = 435
Width = 945
Left = 1740
* CommandButton5
Caption = &Hapus
Name = cmdHapus
Top = 1020
Height = 435
Width = 945
Left = 2700
* CommandButton6
Caption = K&eluar
Name = cmdKeluar
Top = 1470
Height = 435
Width = 945
Left = 2700
* TDBGrid1
Name = tdgProvinsi
.Column(00).Caption = Kode
.Column(00).DataField = Kode Provinsi
.Column(01).Caption = Nama
.Column(01).DataField = Nama Provinsi
Sehingga hasilnya seperti dibawah ini :
Posted by
renceman
at
12:55 PM
0
comments
Labels: programs